: :

Navbar Bawah

STIFORP Indonesia

Search This Blog

Memuat...

Kamis, 21 Februari 2013

Mahasiswa bingung memilih judul skripsi atau tesis


Disela-sela kesibukan, beberapa kali dijumpai mahasiswa yang akan membuat proposal penelitian (skirpsi / tesis) atau yang sedang nulis skripsi / tesis. Dan parahnya lagi, ada mahasiswa yang saat ujian skripsi, tidak tahu terhadap apa yang ditulisnya.

Memilih judul penelitian memang gampang-gampang susah, demikian juga nulisnya, yang penting ada konsistensi pemikiran yang dicurahkan pada skripsi sehingga tidak terputus ide.

Tips memilih judul penelitian:
  1. Jangan muluk-muluk. Artinya, pilih judul yang gampang-gampang saja. Gampang mendapatkan datanya, gampang mengolah datanya.  Kalau perlu tidak pakai olah data, tapi pakai content analisys. Tapi ini semua tergantung bakat mahasiswa.  Dan yang pasti, biaya skripsinya murah.
  2. Untuk tahap pertama, jangan menentukan judul baku, tapi tentukan topik yang tersedia dan disukai. Judul akan muncul sendiri berdasarkan ketersediaan data awal, ketersediaan alat analisis, dan dari hasil tukar pikiran dengan orang lain.
  3. Usahakan topik, kalau bisa judul yang baru, jangan yang itu – itu saja. Banyak mahasiswa S1 atau S2 membuat judul pakai kata-kata  ‘Persepsi.....’ atau ‘Analisis...’ karena sudah ada atau banyak contoh bertebaran di skripsi / tesis usang. Dosen pembimbing cendrung suka pada hal-hal yang baru.
  4. Lihat calon permasalahan yang ada (dari jurnal, koran, dari pengalaman, dari trend isu).
  5. Kuasai topik yang dipilih, coba buat definisi sendiri terhadap objek pokok dari topik (atau judul).